manis manja

0
600

Manis Manja
Oleh Sabdo Winedar Hadi Nugroho

Siapa yang tidak tahu lagu yang berjudul “bete” dari grup dangdut Manis Manja. Lagu yang sempat populer beberapa tahun yang lalu. Ada pengalaman yang tidak bisa saya lupakan dibalik lagu ini ketika saya SMA.
Ketika itu ajaran baru dan saya baru naik ke kelas XII – tiga SMA-, sudah menjadi senior buat adik-adik kelas. Saya masih tergabung di organisasi sekolah –OSIS- bagiaan koordinator upacara. Yang tugasnya tidak jauh dari kegiatan upacara, paskibra, dan pramuka yang terkesan formal dan kaku, padahal sebenarnya tidak juga. Saya pun tergabung dalam panitia MOS –masa orientasi sekolah- bagi adik kelas X yang baru masuk, lagi-lagi sebagai sie. Upacara.
Kesan tegas harus saya tunjukan sesuai pesan ketua panitia, dikegiatan PBB –pasukan baris berbaris- yang merupakan bagian dari MOS yang tujuannya untuk membentuk kedisiplinan, katanya. Selama empat hari kegiatan itu pun selesai dan di hari kelima adalah penutupan MOS. Disini segala penampilan baik peserta didik baru, maupun lama ditampilkan untuk memeriahkan acara, pengahargaan bagi “kakak ter” tidak ketinggalan persembahan OSIS.
Saat yang di tunggu-tunggu pun tiba, pembacaan nominasi “kakak ter” dimana yang memilih adalah peserta MOS, kakak terganteng disandang oleh Radityo, kakak tercantik adalah Christine, kakak terbaik Diva nominasi lainnya pun telah disebutkan dan yang terakhir adalah nominasi kakak tergalak, jeng jeeeeng Sabdo yang terpilih, ya seperti yang sudah saya duga sebelumnya sebagai konsekuensi dari ketegasan saya dihari sebelumnya.
Tidak berhenti disitu, persembahan OSIS pun diputar dilayar, salah satunya adalah video cover grup Manis Manja dengan lagunya yang berjudul bete. Tiga orang yang berada dalam video menari, belari, dan bertingkah dengan manja dan centilnya mengikuti iringan lagu seperti yang ada difilm India. Semua orang –guru, siswa, karyawan- tertawa puas menyaksikan tampilan video. Kepuasan yang lain nampak di peserta MOS, karena yang berperan dalam video itu adalah saya sebagai kakak tergalak, yang sok tegas, dan yang mungkin tidak disukai oleh peserta MOS, juga partner saya, Geordy, yang juga kakak terjaim –jaga image- dan Krisna yang merupakan senior paski yang terlihat tegas, kaku, dan sok cool berbusana layaknya pedangdut wanita.
Akibat dari video itu hampir setiap hari kami di goda para junior dengan nyayian “aku bete sama kamu, aku sebel sama kamu” –lirik lagu bete-, “sini kak aku manjain” dan lain-lain. Awalnya saya merasa malu, tapi ya sudahlah. Sudah terbiasa. Dampak positifnya image galak saya meluntur dan saya jadi terkenal.

Penulis
Sabdo Winedar Hadi Nugroho
Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga