Konservasi Gajah Secara Sederhana

1
1282

Konservasi Gajah Secara Sederhana

Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) adalah salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Namun gajah ini ternyata termasuk satwa yang kondisinya terancam punah. Penyelamatan gajah telah banyak dilakukan, seperti mulai konservasi in-situ (di dalam habitatnya), maupun ex-situ atau di luar habitat gajah tersebut.
Upaya ini melibatkan sejumlah pihak, mulai Pemerintah hingga pihak swasta. Lalu, bagaimana peran kita sebagai pihak yang tidak terlibat langsung dengan gajah-gajah tersebut? Yang punya aktivitas masing-masing, entah sebagai pelajar, mahasiswa, pegawai, karyawan swasta maupun wiraswasta, namun peduli dengan upaya pelestarian satwa ini.
Ternyata ada beberapa hal yang dapat kita lakukan, karena konservasi tidak selalu identik dengan hal-hal yang berkaitan langsung dengan gajah di habitatnya. Dan aksi ini cukup dilakukan dengan cara-cara yang sederhana.
Salah satunya adalah tidak membeli atau memakai segala sesuatu yang dibuat dari gajah sebagai souvenir, terutama gadingnya. Seperti kita ketahui ancaman kepunahan gajah adalah perburuan gading ilegal, selain konflik dengan manusia karena terdesaknya habitat mereka akibat pembukaan lahan perkebunan baru.
Cukup dengan mengenakan atribut seperti kaus, topi yang bertuliskan tentang gajah dan upaya pelestariannya saat kita berjalan-jalan, adalah salah satu upaya kampanye konservasi sederhana, tanpa harus demo di jalanan.
Jika punya hobi menulis, tentunya dapat membuat tulisan tentang pentingnya gajah dan pelestariannya. Tulisan ini dapat diunggah ke media cetak maupun elektronik (internet). Tidak perlu menjadi jurnalis untuk dapat mengirim sebuah artikel, karena saat ini sudah banyak media yang menyediakan ruang untuk opini warga. Namun tulisan ini harus didukung dengan data yang valid agar dapat memberi informasi yang tepat bagi pembaca.
Bagi yang suka jeprat-jepret dengan kameranya, dapat dengan memotret gajah yang ada kebun binatang atau di Taman Safari. Salah satunya di Taman Safari Indonesia (TSI) II, Prigen, Jawa Timur, yang juga merupakan lembaga konservasi ex-situ Gajah Sumatera. Selain berwisata, kita mendapat gambaran langsung tentang gajah dari foto yang kita ambil.
Selain itu jangan segan untuk mencatat informasi yang ada di Taman Safari ini serta bertanya kepada para keeper (perawat/pengasuh) gajah. Akan lebih menyenangkan jika bukan hanya mengabadikan satwanya saja, tapi punya informasi, meskipun sedikit, tentang satwa itu.
Jika ada kampanye atau workshop tentang gajah, ikuti saja. Pasti banyak info yang kita dapatkan, karena dalam kegiatan tersebut umumnya akan ada narasumber yang kompeten dan data yang lebih valid.
Langkah-langkah kecil konservasi yang dapat kita lakukan ini cukup sederhana bukan,? Lalu kapan upaya ini dilakukan,? Tentunya akan lebih baik jika dimulai dari sekarang, sebelum Gajah Sumatera hanya jadi cerita di bumi Indonesia.

Penulis

Nedi Putra AW

1 COMMENT