berbisnis rumput gajah

0
393

Berbisnis Rumput Gajah
Oleh Budi Yanto.
Apakah yang anda pikirkan saat pertama kali melihat gajah di taman safari indonesia 2(TSI). Pernahkah anda mendengar bahwa banyak gajah mati karena pasokan rumput gajah yang bermasalah. Bisakah anda bayangkan bagaimana rumitnya memelihara gajah, terlebih dalam jumlah yang banyak seperti di TSI. Dalam satu hariTSI membutuhkan sedikitnya 8,5 ton rumput untuk memenuhi kebutuhan seluruh satwa herbivora yang ada di TSI. Khusus gajah membutuhkan paling banyak konsumsi rumput dibanding hewan yang lain. Dalam sehari gajah dengan berat 5 ton sedikitnya membutuhkan 1ton rumput gajah. Bagaimana jika gajah yang ada di TSI sebanyak 50 ekor?.
Masalahnya bagaimanakah jika rumput gajah tersebut tidak dapat dipenuhi pasokanya sehari saja?maka seluruh gajah dan satwa pada umumnya akan mati karena kelaparan. Walaupun alur pasokan telah diatur dan disiapkan jauh hari sebelum kebutuhannya bisa saja musibah mengancam kelancaran hal tersebut. jika tidak ada rumput gajah, pohon jagung muda dapat sebagai makanan penggantinya. Inilah yang saya sebut sebagai bisnis yang hampir tidak banyak orang yang memikirkannya.
Nah mari kita lihat secara cermat masalah ini. Dengan bisnis ini anda dapat membantu proses konservasi gajah tanpa harus secara langsung memberi makan gajah-gajah itu dengan tangan anda. Ini lahan bisnis. Caranya adalah buka lahan pertanian,baik disekitar TSI maupun tidak, yang penting didaerah yang cocok untuk tanaman jagung dan rumput gajah. Selanjutnya tanami lahan tersebut dengan rumput gajah atau jagung untuk memasok kebutuhan makanan di TSI. Masing masing tanaman tersebut dapat dipanen 3bulan sekali nah itu berarti anda membutuhkan sedikitnya 3hektar lahan dengan asumsi 1ha pertama disiapkan untuk bulan pertama 1ha kedua untuk bulan kedua dan 1 ha berikutnya untuk bulan selanjutnya. 1 ha lahan mampu menghasilkan 1 ton rumput gajah atau jagung. Jadi anda cukup memasok 1 ton saja perbulannya, anda dapat memanen dan memetik keuntungannya setiap bulan.Selanjutnya secara tehnis, jika anda serius menggeluti bisnis ini anda harus konsultasi dengan bidang pertanian agar hasilnya lebih baik dan lebih rinci dari yang saya sampaikan sebagaiide usaha bagi anda yang memiliki peluangnya. Kemudian untuk memasok hasil pertanian tadi ke TSI anda dapat menghubungi bagian humas TSI. Silahkan negosiasi harga dan regulasi lainnya. selamat mencoba dan semoga berhasi.

Penulis

budi yanto