Melestarikan Hewan Langka Untuk Anak Cucu; Si Mungil “Landak Jawa”

0
961

Ketika mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen-Pasuruan Jawa Timur dalam acara Workshop Fotografi dan Kepenulisan yang diadakan KOMPAS pada tanggal 9 Desember kemarin ada satu hewan yang membuat saya kagum. Landak Jawa.

Landak Jawa merupakan jenis hewan menyusui berwarna kehitam-hitaman. Pada umumnya hewan ini hidup di semua jenis hutan. Seperti semak, padang rumput dan area perkampungan Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan pulau Madura. Kebetulan sekali, ketika berkunjung kepenangkaran hewan di Taman Safari Indonesia II kemarin, landak kecil ini memasuki waktu makan sorenya. Ternyata di penangkaran hewan ini, agar gaya hidup hewan tetap alami maka cara pemberian makan hewan masih menyesuaikan jenis dan karakter si hewan. Tidak serta merta makanan yang akan diberikan diletakkan di depan mulutnya. Menurut guide (pemandu jalan), hal ini dilakukan agar hewan tetap merasa nyaman dan merasa hidup di alam aslinya. Tidak terkecuali hewan mungil landak jawa ini.

Ketika petugas memberikan makanan kepada landak, maknan yang disiapkan berupa umbi-umbian ditimbun kedalam tanah. Ini dilakukan agar fungsi dari kuku landak untuk bertahan hidup (mencari makan) tetap terjaga.selain itu suhu lingkungan dan kebersihan kandang tidak luput dari perhtian petugas agar landak tetap sehat dan mampu berkembang biak dengan sempurna.

  Kita patut memberikan aprisiasi yang tinggi bagi penangkaran-penangkaran hewan yang ada di Indonesia. Perlu kita tahu bahwasannya dewasa ini banyak sekali hewan yang sudah dilindungi undang-undang tetapi mereka tetap terancam krena  menjadi incran para pemburu. Habitat mereka terancam hanya demi kepentingan finansial semata. Tanpa adanya tempat penangkaran (KBS Surabya, Taman Safari Indonesia II, dll) mungkin diusia saya sekarang tidak akan mampu melihat kekuasaan Tuhan dengan keunikan-keunikan hewan ciptaannya. Dan bisa jadi, anak cucu kita dua puluh tahun kedepan hanya akan melihat hewan-hewan langka seperti landak jawa, gajah, burung kaswari, lumba-lumpa, unta, harimau dll hanya dalam lukisan gambar semata.

Penulis

MARATUS SHOLIKHAH