Pentingnya Taman Safari Sebagai Tempat Konservasi Hewan

0
724

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan fauna. Terdapat berbagai jenis fauna yang tidak dimiliki oleh negara lain tinggal di negara kepulauan ini. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, fauna di Indonesia mulai berkurang akibat dari perburuan liar. Hal semacam ini tentu akan merugikan karena dapat merusak keseimbangan ekosistem. Akan tetapi karena fauna-fauna ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga perburuan terus dilakukan meskipun sudah dilarang bahkan oleh pemerintah Indonesia sendiri. Saat ini sudah terdapat banyak fauna yang masuk dalam daftar fauna langka.

Salah satu cara yang sudah dilakukan untuk melindungi fauna yang hampir punah ini adalah dengan adanya konservasi yang dalam hal ini menempatkan fauna di alam terbuka akan tetapi masih dalam perawatan dan pengamatan. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Taman Safari Indonesia II di Prigen Pasuruan Jawa Timur. Taman Safari melindungi berbagai fauna yang hampir punah. Tidak hanya melindungi, taman safari ini juga melakukan pengembangbiakan hewan-hewan sehingga jenis hewan yang langka dapat diatasi.

Di antara banyak hewan yang menjadi koleksi Taman Safari ini, salah satu hewan yang menarik perhatian adalah rusa. Rusa merupakan salah satu hewan asli Indonesia koleksi Taman Safari Indonesia II. Rusa masih belum termasuk dalam daftar hewan langka, akan tetapi tetap saja harus dikonservasi karena tidak menutup kemungkinan suatu saat hewan ini pun akan langka jika keberadaannya tidak diperhatikan. Di dalam taman safari yang termasuk tempat konservasi terluas di Asia ini, Rusa dapat dikatakan sebagai hewan yang jumlahnya paling banyak di antara hewan yang lain. Di dalam perjalanan mengitari Taman Safari yang dapat ditempuh selama kurang lebih dua jam ini, di sepanjang jalan dapat ditemukan Rusa-Rusa berkeliaran baik Rusa jantan atau pun betina. Namun, di Taman Safari ini jumlah Rusa betina lebih banyak dari pada Rusa jantan. Hal tersebut tidak menjadi masalah karena meskipun jumlah Rusa jantan sedikit, akan tetapi perkembangbiakannya berjalan dengan baik.

Pelestarian hewan seperti ini perlu dikembangkan sehingga hewan yang ada saat ini (terutama di Indonesia) tetap hidup dan berkembang. Sehingga di generasi berikutnya hewan-hewan ini tetap dapat dilihat dan tidak akan menjadi sejarah yang hanya dikenal namanya saja, dan hanya bisa melihat bentuknya dari foto saja karena faktor punah.

Penulis

Rizka Widayani