Kelahiran Bayi Tapir

0
1025

Taman Safari Indonesia yang merupakan sebuah lembaga Konservasi Eks-Situ terakreditasi dengan nilai terbaik oleh Kementerian Kehutanan, LIPI, Akademik, dan Perhimpunan Kebun Binatang se Indonesia.

Taman Safari Indonesia II Prigen sendiri telah memiliki tambahan koleksi satwa yaitu bayi Tapir (Tapirus indicus). Setelah pasangan Tapir TSI II Prigen melahirkan anakan. Kini total  menjadi 3 ekor Tapir yang dikembangkan di TSI II Prigen.

Pasangan Tapir dari Herlina (6 tahun) dan Billy (5 tahun) telah melahirkan anak pertama mereka yang telah ditunggu tunggu. Anakan Tapir tersebut lahir secara normal pada Kamis, 2 Oktober 2014 pada pukul 12.15 WIB. Dengan berat mencapai 9 kg, dan masa kandungan selama 13 -14 bulan.

Dalam masa karantinanya anakan Tapir masih dalam perawatan khusus bersama induknya dan baru dilepas setelah usia tiga minggu kedepan.

Tapir merupakan satwa herbivora yang memakan dedaunan. Sebagian besar berasal tumbuhan semak atau pohon kecil, seperti dari famili Rubiaceae dan Euphorbiaceae. Selain itu tapir juga memakan buah-buahan yang berserakan di lantai hutan seperti nangka, semangka, dan durian. Karena itu, tapir sangat berperan dalam proses regenerasi hutan, pemencaran, ataupun meningkatkan dinamika dan stratifikasi pada lapisan bawah hutan.