Langkah Sederhana Konservasi Air di Rumah Tangga

0
984

Konservasi air di rumah tangga adalah salah satu praktek yang sangant penting, kenapa ?

karena konservasi air membantu mencegah polusi air di dekat danau, sungai dan daerah aliran sungai.

Konservasi air juga dapat memperpanjang umur sistem septik dengan mengurangi kejenuhan tanah, dan mengurangi polusi akibat kebocoran.

Overloading sistem saluran pembuangan kota juga dapat menyebabkan limbah beracun mengalir ke danau dan sungai hingga tercemar.

Konservasi air dirumah tangga adalah salah satu cara sederhana yang dapat kita mulai di lingkungan rumah tempat tinggal kita sendiri, dan bisa mengurangi pencemaran yang lebih luas, karena semakin kecil jumlah air yang mengalir melalui sistem pembuangan maka semakin rendah kemungkinan pencemaran.

Berikut beberapa tips untuk konservasi air di rumah tangga

1). Mengurangi penggunaan air wastafel 

Ketika mencuci piring dengan tangan, jangan meninggalkan air mengalir untuk membilas

Jika Anda memiliki dua baskom, mengisi satu dengan air sabun dan satu dengan air bilasan. Jika Anda memiliki wastafel tunggal baskom, mengumpulkan piring dicuci di rak piring dan bilas mereka dengan perangkat semprot atau sepanci air panas.

2). Mencucui sayuran atau buah-buahan di dalam panci atau mangkuk atau baskom

dengan demikian kita bisa menghemat penggunaan air, untuk tahap terakhir hanya bilas dengan air bersih cukup sekali saja.

3). Gunakan Baskom untuk mencuci  kendaraan pribadi

Lebih baik menggunakan ember dari pada menggunakan selang keran air, praktek sederhana ini dapat menyimpan sebanyak 150 galon saat mencuci mobil.

4). Penggunaan mulsa pada tanaman

Mulsa akan memperlambat penguapan air dan mengecilkan pertumbuhan gulma. Menambahkan 2 – 4 inci bahan organik seperti kompos atau mulsa kulit akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kelembaban, jadi kita bisa hemat air untuk keperluan penyiraman taman rumah.

5). Menggunakan Sapu untuk membersihkan halaman atau gudang

Untuk kasus ini sering kita melihat banyak orang yang menggunakan semprotan air keran utnuk membersihkan halaman, trotoar jalan atau bahkan ruangan gudang. Lebih baikn menggunakan sapu.

6). Periksa kebocoran pada pipa, selang, kranrumah

Kebocoran di luar rumah mungkin tidak tidak terlihat. Tapi hal itu bisa sama sia-sianya karena kebocoran di dalam ruangan. Periksalah secara berkala untuk menghindari terbuangnya air dengan sia-sia.

Jika kita melakukan beberapa praktek sederhana diatas, berarti kita telah melakukan usaha sederhana di lingkungan terkecil yaitu tempat tinggal kita sendiri.

Seperti yang kita ketahui bahwa air adalah sumber kehidupan.

” Dimana ada air disitu ada kehidupan “.

jika kita bisa menyelamatkan air, kita juga telah menyelamatkan diri sendiri, oranglain dan Bumi kita

Lingkungan yang sehat tentu didukung oleh ketersediaan air yang bersih dan cukup.

Mari kita hemat air untuk masa depan.

 

#Don’t(Just)RecycleThink First

#HematAir #SaveWaterSaveOurEarth #SaveOurLife

#JogjaHijau #KonsumsiHijau