Cerdas Memilih Cat Interior, Yuk!

5
1089
a, b, c label cat eco-friendly (dok pribadi)

Hai, Sahabat! 🙂 Dua minggu yang lalu rumah saudara saya direnovasi. Maklumlah sudah berusia 10 tahunan, jadi perlu sentuhan terampil para juru poles bangunan. Selama satu minggu pelaksanaan renovasi, saya lihat proses pengerjaannya sangat profesional, terutama saat memilih bahan-bahan yang digunakan untuk merenovasi rumah. Salah satu yang saya perhatikan adalah cat interior yang mereka gunakan. Karena telah berpengalaman bertahun-tahun di bidangnya, Pak Eko (demikian kami memanggil komandan tim juru poles), memilih cat interior dengan kualifikasi ramah lingkungan. Wah, ini keren! Sebagai penyayang bumi a.k.a pecinta alam, kita juga harus tahu. Jangan mau kalah dong sama tukang bangunan dan juru renovasi, hehehe. 😀

Nah, Sahabat, mau tahu cat interior yang seperti apa yang ramah lingkungan? Ini dia beberapa kriteria dan label yang dapat kita jadikan patokan saat memilih cat interior ramah lingkungan.

  1. Pilih cat dengan reputasi baik

Ada banyak sekali merek cat interior dengan beragam harga di pasaran. Biasakan memilih bukan hanya dari harga murah-nya saja, tetapi perhatikan juga kualitas dan reputasi merek cat tersebut.

 

  1. Cermati tanda/label pada kemasan cat.

Biasanya cat interior dikemas dengan wadah plastik/kaleng serupa ember. Cat yang ramah lingkungan akan mencantumkan beberapa label, misalnya seperti gambar yang saya ambil berikut ini:

a, b, c label cat eco-friendly (dok pribadi)
a, b, c label cat eco-friendly (dokumen pribadi)

 

Pada gambar di atas terdapat empat label, tiga di antaranya dapat kita jadikan pedoman pemilihan:

a. GreenLabel SINGAPORE – Environmentally preferred paint

Green Label Singapore merupakan label ramah lingkungan yang diluncurkan untuk pertama kalinya pada tahun 1992 oleh Kementerian Lingkungan Hidup Singapura. Tujuan dari pengadaan label hijau ini adalah untuk membantu masyarakat umum dalam mengenali produk-produk yang telah melalui pengujian dan lulus uji standar. Informasi lebih detail tentang GreenLabel Singapore dapat Sahabat lihat di http://www.ecolabelindex.com/ecolabel/singapore-green-label-scheme-sgls

b. NO added mercury (Hg),  NO added lead (Pb)

Label ini menandakan bahwa tidak ada tambahan logam berat seperti merkuri/raksa (Hg) dan timbal (Pb). Logam berat merupakan salah satu pemicu kanker atau zat karsinogenik, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk produk-produk ramah lingkungan.

c. Low odour, low VOC (volatile organic compound)

Label ini menandakan bahwa produk tidak berbau menyengat dan mengandung zat organik yang mudah menguap (VOC) dalam skala kecil. Menurut home.howstuffworks.com, keberadaan VOC dalam cat penting untuk diperhatikan karena zat ini berpotensi memicu gangguan pernapasan, sakit kepala, mata berair. Beberapa jenis VOC bahkan ditengarai dapat memicu kanker, kerusakan hati, dan ginjal.

  1. Baca baik-baik cara pengenceran dan pembersihan noda cat.

Cat yang eco friendly alias ramah lingkungan biasanya bersifat water based atau dapat larut air. Kita tidak perlu susah-susah membersihkan noda sisa cat yang tercecer di lantai. Cukup dengan menggosokkan kain lap yang dibasahi, maka noda cat akan segera hilang, seperti pada gambar di bawah ini.

mudahnya membersihkan noda cat eco-friendly (dok. pribadi)
mudahnya membersihkan noda cat eco-friendly (dok. pribadi)

 

  1. Amati dan bandingkan kecocokan antara label dengan alat indera kita (terutama aroma cat).

Langkah ini digunakan sebagai antisipasi. Jangan sampai kita tertipu oleh cat bermerek asli tapi palsu. Aroma cat ramah lingkungan tidak menyengat, alias low odor. Pastikan label di kemasan sesuai dengan apa yang diindera oleh organ penciuman kita.

 

Nah, itulah empat cara cerdas memilih cat interior ramah lingkungan. Cukup sederhana bukan, Sahabat? Saya pantas berterima kasih kepada Pak Eko dan tim yang telah membantu saya membuka mata dan tergerak untuk melihat lebih dekat seperti apa memilih produk hijau. Jadi, mari mulai mencermati produk-produk di sekitar kita. Pilih yang baik, pilah dengan cerdas. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi. Tentu, karena yang kita tinggali sekarang adalah satu Bumimu, Bumiku, Bumi Kita. 🙂 Don’t (just) recycle, think first!

5 COMMENTS

    • perusahaan juga maunya produknya laku, Mbak Rie, makanya iklan santer di mana-mana. kita sebagai konsumen yang kudu lebih jeli memilih produk ramah lingkungan. kalau sekarang belum ada rencana ngecat rumah, berarti nabung informasi dulu, biar besok milihnya tepat hehehe 😉