Cerdas Memilih Detergen Demi Masa Depan

21
1249

vv

Sebagian besar dari kita pasti pernah melakukan yang namanya mencuci baju. Kalau pun belum pernah, setidaknya kita tahu bahan untuk mencuci itu apa. Kegiatan mencuci baju tidak bisa lepas dari bahan kimia yang biasa kita sebut deterjen/ detergen atau sabun cuci.

Lalu, pernahkah kita berpikir apa saja sebenarnya bahan-bahan yang terkandung di dalan kemasan sebuah detergen?

Detergen sendiri adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan. Bahan-bahan yang biasa terkandung dalam detergen antara lain:

–          Surfaktan

–          Buider

–          Filler

–          Aditif

(diambil dari wikipedia)

attac

Dan tahukah kita bahwa bahan-bahan kimia tersebut di atas punya dampak berbahaya terhadap lingkungan dan manusia?

Berikut dampak bahaya detergen bagi alam/ lingkungan dan manusia:

–          Kandungan Surfaktan adalah salah satu bahan kimia yang sulit terurai di alam. Hal ini bisa menimbulkan banyak masalah di kemudian hari, misal bisa meracuni hewan-hewan atau biota bermanfaat yang hidup di sekitaran.

–          Bahan surfaktan yang ikut larut dalam air dan sampai ke sungai/ laut bisa menyebabkan timbulnya mutasi gen bagi biota yang ada.

–          Bahan-bahan kimia yang panas dan berbahaya bisa merusak kadar unsur hara dan bisa mematikan beberapa cacing yang biasa menggemburkan tanah. Bila hal ini terjadi, maka tanah tidak lagi subur dan tumbuhan akan sulit tumbuh/ mati.

–          Kadang, bahan kimia yang ada di detergen mengandung bau dan mengganggu pernapasan, hingga menyebabkan mual.

–          Bahan kimia tersebut juga bisa menyebabkan keracunan baik mausia atau biota laut.

–          Memakai detergen yang salah dan tidak menilik kandungan bahan kimianya bisa menyebabkan iritasi kulit. Tangan panas dan bisa menjadi kasar.

Lantas, detergen seperti apa yang sebaiknya kita gunakan?

Nenek moyang kita sudah mengajarkan kepada kita bahwasanya apa yang berasal dari alam maka tentu aman untuk digunakan. Bukankah menjaga alam sama dengan memberi warisan kepada anak cucu kita?

Sebenarnya ada banyak bahan alami yang bisa kita gunakan untuk melakukan proses pencucian. Antara lain: baking soda (mencerahkan), Asam cuka (membersihkan dan melembutkan), Jeruk lemon (membersihkan, memutihkan dan membuat wangi).

Namun baru-baru ini, untuk mengurangi keribeten dalam menyiapkan bahan, pabrik-pabrik mulai meluncurkan prodak-prodak baru yang ramah lingkungan. Tidak jarang di pasaran kini kita bisa menemukan detergen dengan label ramah lingkungan.

Perlu diperhatian, sebaiknya mulai hari wajib bagi kita untuk menggunakan pruduk-produk yang sudah berlabel ramah lingkungan. Hal ini penting mengingat Bumi kita yang semakin hari merasakan sesak, racun yang kita berikan kepadanya sadar atau tanpa sadar sudah tampak dampaknya.

Bagaimana cara mengetahui sebuah detergen dikatakan ramah lingkungan?

Jangan takut untuk memakai produk-produk buatan pabrik. Kita hanya dituntut untuk sedikit lebih cermat dan smart dalam memilih produk. Tidak usah takut selama kita tahu dan bisa membedakan produk ramah lingkungan dan tidak.

Ini sangat mudah. Lihatlah di kemasannya. Jika ada tulisan ‘Ramah Lingkungan’ atau ada logo gambar tumbuhan hijau dalam lingakaran, maka produk itu bisa dikatakan ramah lingkungan dan bisa dipakai. Lihat juga kandungan bahan kimianya. Kita boleh dan patut curiga pada sebuah produk yang tidak mencantumkan kandungan bahan penyusunnya.

Memang terkadang produk yang berlabel demikian harganya lebih mahal (sedikit) dibanding produk yang tidak berlogo. Tapi ingatlah, bahwa membayar sedikit lebih mahal itu lebih baik dari pada murah namun bahaya.

Kita tidak usah tergiur dengan promo semisal: beli detergen X gratis piring, beli detergen Y sudah lengkap dengan pewangi dan pelembut. Tidak perlu juga beli detergen super mahal kalau bahannya lagi-lagi tidak jelas. Mahal juga bukan berarti jaminan.

Tidak perlu tergiur produk ini itu kalau kandungan bahan penyusunnya saja tidak jelas. Apa lagi detergen itu tidak berlogo ramah lingkungan. Yang ada bukannya untung kita malah buntung karena sekali lagi menyumbang racun buat lingkungan.

Ketahuilah bahwa Bumi kita hanya satu dan generasi kita nanti juga akan tinggal di sini. Jangan wariskan racun dan bahaya untuk anak cucu kita.

Cerdas memilih detergen berarti ikut berpartisipasi menjaga hidup anak cucu. [MIN]

#jogjahijau #idehijau “Don’t (just) recyle, think first” untuk hidup yang lebih sejuk

 

21 COMMENTS

    • iya kak, sadar atau tidak sadar air cucian yang habis kita pergunakan pastinya mengalir ke tanah dan diserap. nah hal ini bisa ,menyebabkan kadar kelembapan tanah berkurang dan membuat hewan-hewan penggembur tanah sekarat. kalo sudah begini nanti tanah gak subur. ujungnya tanaman mati. manusia yang pusing gak ada makanan

  1. Perlu dicek juga apakah detergennya pakai kacamata atau tidak. Jika pakai, berarti ramah lingkungan. #Eh #Becanda.

    Waktu aku kecil, simbah dulu pake “klerak”, semacam buah bentuknya kayak Jarak. Kalo kena air, digosok ke kain jadi keluar busanya. Sekarang ini aku ga lagi bisa nemuin buah itu, entah apa nama modern-nya atau memang sudah punah. 🙁

  2. Alhamdulillah sudah dari belajar isthiqomah mendukung bumi lebih baik. dan di mulai hal terkecil …
    JIka bukan kita yang menjaga bumi ini, siapa lagi … menjaga bumi insyaAllah langkah awal menjadikan masa depan lebih baik.
    Thanks jeng udah berbagi info dan mengingatkan kembali

  3. Mantap mbakyu… 😀

    Btw tiba-tiba saya jadi teringat sabun kompas*, entah kenapa… 😀
    *sabun batangan warna hijau yang serbaguna, dipakai untuk macam2 hal, termasuk dijadikan detergen dan sabun mandi, bahkan untuk membuat prakarya…

  4. Whaaa… Mantap… Mantap!!!! Kalo kata Ustazah bule, Well done, MasyaaAllah!!! ^_^

    Nice info terutama buat emak-emak pecinta bonusan kayak saya. 😀
    Demi anak cucu mah, kalo bukan kita sapa lagi yaah?!
    Lagian saya juga masih suka makan daun singkong apalagi yang disambelin, yummm *plak*

    MakaSih ya, mbk Darmini GK, udah disasarin di mari.
    Nih habis baca ini jadi buru-buru baca label kemasan deterjen. 😀

    #HidupDaunSingkong! ^^